Selasa, 18 Agustus 2015

RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN (RTM) AUDIT INTERNAL SMM ISO 9001:2008 AREA WATAMPONE


Tanggal 14 April 2015, PLN Area Watampone melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai bagian yang harus dilaksanakan dari proses pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008, dalam rangka mempertahankan sertifikat yang telah didapatkan oleh PLN Area Watampone. Sertifikat ISO 9001:2008 sendiri telah diterima sejak Juli 2013 dari PLN Jasa Sertifikasi. Praktis sampai saat ini sudah 22 bulan kami melaksanakan Sistem Manajemen Mutu. RTM dilaksanakan 2 kali dalam setahun, satu kali oleh Auditor Internal dan yang satunya oleh Auditor External. 

Nah, untuk RTM kali ini, merupakan  RTM yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil temuan Audit Internal yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 19 Maret 2015 lalu. 


Peserta Rapat Tinjauan Manajemen
Proses Audit Internal dilakukan oleh 3 Tim. Tim 1 digawangi oleh Mbak Carlita, Bapak Aras, Ibu Amriati, dan Bapak Mukhsin.Tim 2 digawangi oleh Bapak Bakhtiar, Mbak Wella, Mas Vander, dan Mas Weda. Dan yang terakhir, Tim 3 digawangi oleh Bapak Rahim, Bapak Hardi, Mas Agus dan Mas Aji. Sesuai dengan Notulen Rapat Pembahasan Persiapan Audit Internal, untuk Tim 1 mengaudit Rayon Uloe, Rayon Paria dan bagian Transaksi Energi Area. Untuk Tim 2 mendapat bagian di Rayon Hasanuddin, Rayon Sengkang, dan bagian Pelayanan Administrasi Area. Sedangkan untuk Tim 3 mengaudit Rayon Tellu Boccoe, Rayon Patangkai, dan bagian Jaringan Area. 

Adapun lingkup pemeriksaannya adalah sebagai berikut 
  1.  Memastikan realisasi sasaran mutu tiap rayon
  2. Kelengkapan berkas pasang baru/perubahan daya/pesta (sampling lapangan masing  - masing 3 pelanggan)
  3. Kelengkapan berkas geser tiang, penggantian kawat, sewa mobil crane
  4. Sampling baca meter (minimal 2 pelanggan)
  5. Sampling PRR (minimal 1 pelanggan)
  6. Pemeriksaan jadwal Pelayanan Teknik
  7. Pemeriksaan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD)
  8. Pemeriksaan Laporan Teknik
  9. Sinkronisasi laporan dan fisik material
  10. Pemeriksaan administrasi SDM dan lingkungan.
  11. Realisasi survey kepuasan pelanggan

Proses audit internal berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal, walaupun ada beberapa kendala dalam pelaksanaanya, mengingat hampir semua anggota tim audit internal yang tentunya memiliki tugas pokok masing - masing sebagai seorang pegawai. 


Bapak Ahmad Mustaqir (PLT Manajer Area) membuka Rapat Tinjauan Manajemen
 
Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang digelar di Aula Area Watampone ini diikuti oleh Manajer Area, seluruh Asman dan Supervisornya, seluruh  Manajer Rayon beserta 1 Supervisornya, serta Tim Audit Internal dan tidak ketinggalan, Wakil Manajemen Mutu (WMM) Area Watampone, yakni Bapak Bakhtiar. 

Di awal acara, Bapak Ahmad Mustaqir selaku Plt. Manajer Area menyampaikan bahwa pentingnya kehadiran seluruh pihak dari Area maupun Rayon, karena dalam RTM membahas secara konkrit masukan – masukan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ISO 9001:2008. Beliau juga berharap seluruh temuan Audit Internal yang akan dibahas, seharusnya sudah dilakukan tindakan perbaikan sebelumnya, agar dapat closed pada pertemuan ini. Hal ini yang kemudian dapat membantu unit kita dalam menghadapi Audit External yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Ke depan diharapkan seluruh format ISO 9001:2008 dapat menjadi format baku semua laporan dari semua bagian. Beliau juga menekankan bahwa penerapan ISO 9001:2008 ini bukanlah pekerjaan tambahan yang membuat beban pegawai semakin bertambah, melainkan standart pekerjaan yang rutin dilakukan oleh seorang pegawai, yang telah ditetapkan di dalam ISO 9001:2008 itu sendiri. 

            Kegiatan RTM ini mengagendakan beberapa hal :
  1. Pembahasan hasil audit (temuan) baik audit internal maupun eksternal
  2. Umpan balik pelanggan (internal dan eksternal)
  3.  Laporan status tindakan perbaikan yang telah dan sedang dilakukan
  4. Laporan status tindakan pencegahan
  5. Kinerja proses terkait kesesuaian pekerjaan dengan sasaran mutu, pencapaian TMP, dan kinerja
  6. Evaluasi dan tindaklanjut RTM sebelumnya.
  7. Usulan perubahan, perbaikan, dan pengembangan Sistem Manajemen Mutu

Rapat yang berlangsung kurang lebih 6 jam ini (tentunya termasuk ishoma) berlangsung cukup menarik, serius tetapi santai, santai tapi serius. Sehingga terkadang canda dari peserta terlontar dalam menanggapi berbagai pertanyaan oleh tim audit mengenai temuan – temuan yang terjadi di bidang maupun di rayon, beserta progres perbaikannya. 

Bapak Bakhtiar (WMM ISO) menyampaikan hasil temuan Audit Internal
 
Secara keseluruhan semua hasil temuan audit internal telah closed. Namun khusus untuk realisasi survey kepuasan pelanggan dari 6 rayon yang berada di bawah naungan Area Watampone, hanya 1 rayon yang terealisasi 100% hingga bulan Maret 2015 yakni, Rayon Tellu Boccoe. Tentu hal ini tidak serta merta bahwa rayon – rayon lain lalai dalam melaksanakan survey tersebut, melainkan ada beberapa rayon yang sedang dalam progress pengumpulan dari unit  masing – masing, adapula yang hanya kurang rekap survey kepuasan pelanggannya. Sehingga dalam beberapa hari akan terclose seluruhnya.

Suasana Rapat Tinjauan Manajemen

 Pada dasarnya seluruh manajemen dan karyawan PLN Area Watampone berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keandalan pasokan tenaga listrik. Seperti yang tertuang pada “Kebijakan Mutu” , dalam memenuhi komitmen tersebut ada 3 hal yang kami lakukan, yakni :
  1. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 yang terus menerus ditingkatkan menjadi lebih baik dengan audit internal yang berkelanjutan.
  2. Meningkatkan SDM yang kompeten, berintegritas, beretika, dan profesional
  3. Membangun Team Work yang solid, bersemangat dalam mencapai Tujuan Perusahaan

“Enkaka Mai Pole Nasaba’ Apparellungetta’ Ri Listrik E”

Rabu, 01 April 2015

MENGUKIR KINERJA EXCELLENT DAN MEMBANGUN BUDAYA SAFETY DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN



Pada hari Kamis, 12 Maret 2015 dilaksanakan Rapat Kerja 2015 Area Watampone dengan tema “Mengukir Kinerja Excellent dan Membangun Budaya Safety dengan Semangat Kebersamaan”. Bertempat di Aula Area Watampone, Raker 2015 diawali dengan pengajian agar apa yang direncanakan dapat berjalan dengan baik, lancar dan penuh berkah. 

Rapat Kerja yang diikuti oleh seluruh Manajer dan Supervisor Rayon serta perwakilan Kantor Pelayanan ini dikemas secara aktif, sehingga Rapat Kerja tersebut tidak hanya beragenda penandatanganan kontrak kinerja saja. Pada Rapat Kerja 2015 ini para Manajer Rayon juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan Program Unggulan dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja Rayon di tahun 2015, Program Unggulan yang dipresentasikan antara lain:
  • Rayon Hasanuddin (Nihil Koreksi Rekening, Nihil Gangguan Trafo, Nihil Tunggakan 4 Bulan).
  • Rayon Sengkang (Pemasangan AMR untuk pelanggan dengan daya >23 Kva, Pemetaan kondisi penyulang, Evaluasi Berkelanjutan).
  • Rayon Paria (“BRIGADE PLN”-Bekerja keRas Identifikasi penyebab Gangguan Amankan Distribusi Energi PLN).
  • Rayon Uloe (“PADECENGI”- PemelihAraan Distribusi tErenCana, Efisien rampunG dan Intensif).
  • Rayon Telluboccoe (Bebas Kwh Nol Tanpa Rumah Kosong)
  • Rayon Patangkai (“GAK JAMAN”- Gangguan Kurang, Pelanggan Nyaman).
Suasana Rapat Kerja PLN AWP 2015

Selain Rayon, para Asman di Area Watampone juga memiliki program unggulan, seperti Asman Jaringan (“SELALU”- Setengah dari Tahun Lalu), Asman Transaksi Energi (Pengawasan PESTA, tertib adm PESTA, dan Pemasangan timer di APP PESTA), dan Asman Pelayanan dan Administrasi (Kawasan Tertib Listrik). Berikut liputannya:


Sambutan PLT. MAWP, Pak Ahmad Mustaqir
Ki- Ka : Pak Nugroho (Asman Jar AWP) - Pak H. Khalid Husain (Asman TE AWP)
Presentasi Kinerja Bidang Transaksi Energi oleh Pak H. Khalid Husain
Kemudian, pada jam-jam rawan (setelah makan siang) untuk menghilangkan kejenuhan, diadakan Ice Breaking “369 Tepuk Tangan Prok Prok Prok” yang dibawakan dengan sangat menghibur oleh Sdri Carlita. Agar peserta lebih bersemangat, pada sesi ini 2 orang peserta yang berhasil bertahan hingga akhir mendapatkan hadiah.

Untuk memantapkan pemahaman para peserta Rapat Kerja 2015, setelah seluruh Manajer Rayon mempresentasikan program unggulannya, dibuat 6 kelompok diskusi (FGD) untuk mendiskusikan keunggulan dan kelemahan dari program unggulan rayon lainnya. Agar lebih leluasa berdiskusi, keenam kelompok tersebut ditempatkan di lokasi yang berbeda di dalam lingkungan Kantor PLN Area Watampone, berikut liputannya :
Kelompok 1 Mendiskusikan Program Unggulan Rayon Telluboccoe
Anggota : Pak Ahmad Mustaqir, Mas Faisal Tamrin (SPV TE. Telluboccoe), Mas Waris (KP. Tanasitolo),  Pak Asis Ahmad (Manajer Rayon Paria), Pak Aras (SPV PP Area Watampone)
Kelompok 2 Mendiskusikan Program Unggulan Rayon Sengkang
Anggota: Pak  Iskandar (SPV TE Sengkang), Pak Nurkawali (Asman PA), Mas Ardik (SPV Adm Telluboccoe), Pak H. Dahlan (SPV Adm Paria), Pak ACO (Manajer Rayon Hasanuddin), Pak H. La Tejjo (SPV TE Area Watampone), Pak Ramlan (SPV Har Meter AWP)
Kelompok 3 Mendiskusikan Program Unggulan Rayon Hasanuddin
Ki-ka : Pak Sangkala Nukra (Manajer Rayon Sengkang), Arsy (Staff TE), Pak Andi Rudy (SPV Pengendalian Susut), Pak H. Masjaya (Ahli Kinerja Area Watampone), Mas Anggih (SPV Adm Patangkai), Pak H. Syamsuddin (SPV Adm Hasanuddin), Pak H. Khalid Husain.
Kelompok 4 mendiskusikan Program Unggulan Rayon Patangkai
Clockwise : Pak Nugroho, Pak Agussalim (Manajer Rayon Telluboccoe), Mas Andi Edi (KP Cenrana), Mas Rahmat Salim (KP Tonra), Pak Marzuki (SPV Adm Uloe), Pak H. Soleh (SPV Teknik Patangkai), Pak Ridwan Ilyas (SPV TE Hasanuddin)
Kelompok 5 Berdiskusi Program Unggulan Rayon Paria
Ki-Ka: Pak Ramly (SPV Teknik Paria), Pak Dody (SPV Teknik Hasanuddin), Pak Arham (Manajer Rayon. Uloe), Pak H. Colleng (SPV TE Patangkai), Pak H. Darma syam (SPV Teknik Sengkang), Mas Mardhan (KP. Otting), Bu Hj. Darmawaty (Ahli Kinerja Area Watampone)

Kelompok 6 Mendiskusikan Program Unggulan Rayon Uloe
Ka-Ki : Pak Nasrul Ansar (Manajer Rayon Patangkai), Pak H. Munir (KP Akajeng), Mbak Inggrit (Rayon Sengkang), Mas Freddy (SPV. TE Paria), Mas Evander (SDM Area Watampone), Mas Waldy (KP.Libureng)

Sesi terakhir dari Rapat Kerja 2015 Area Watampone adalah penandatanganan Kontrak Kerja dan Komitmen Bersama untuk mewujudkan PLN BERSIH dan membudayakan SMK3 dan K2. berikut liputannya:

Penadatanganan Komitmen Bersama dan Kontrak Kinerja 2015

Selain itu, untuk memotivasi para pegawai di tahun 2015, diberikan penghargaan atas prestasi yang telah mereka capai di tahun 2014. Prestasi-prestasi yang membanggakan tersebut antara lain:

Rayon Kinerja Terbaik, Rayon Sengkang dengan Nilai Kinerja 95,73
Ki-Ka : Mas Waris, Pak H. Dharma Syam, Mba Inggrit, Pak Sangkala Nukra, Pak Ahmad Mustaqir, Pak Iskandar)
Rayon Susut Terbaik (Terendah 2014), Rayon Hasanuddin dengan Nilai Susut 0,37 (Pencapaian 191,63%)
Ki-Ka : Pak Syamsuddin, Pak Dody, Pak Ridwan Ilyas, Pak Nugroho, Pak ACO, Pak Ahmad Mustaqir, Pak H. Syamsuddin, Mbak Annisa
Rayon dengan Tunggakan Nihil 2014, Rayon Telluboccoe, Rayon Paria, Rayon Patangkai, Rayon Uloe
Ki-Ka : Pak Agussalim, Pak Asis Ahmad, Pak Nurkawali, Pak Ahmad Mustaqir, Pak Nasrul Ansar, Pak Arham

Sebagai tambahan informasi Kawan Pintar, terdapat 6 Rayon yang dikelola oleh PLN Area Watampone, yaitu : Rayon Hasanuddin, Rayon Sengkang, Rayon Paria, Rayon Uloe, Rayon Patangkai, dan Rayon Telluboccoe.

Sebelum Rapat Kerja 2015 Area Watampone berakhir, Bpk Ahmad Mustaqir (PLT Manajer Area Watampone) memberikan hadiah berupa buku motivasi yang ditulis oleh Rhenald Kasali “Self Driving, menjadi Driver atau Passenger”  kepada peserta Rapat Teraktif dan buku motivasi “The 4 Disciplines of Execution” kepada peserta Rapat Kerja Terpilih.      
Pemberian Buku oleh Pak Ahmad Mustaqir kepada Pak H. Colleng sebagai Peserta Terpilih

Dengan pemberian penghargaan tersebut Manajemen PLN Area Watampone  berharap motivasi para pegawai dapat meningkat dan target-target yang diberikan dapat tercapai. Menyatukan langkah, persepsi, pemikiran, dan tekad yang kuat untuk menghantarkan PT. PLN (Persero) Area Watampone kembali menjadi Area dengan KINERJA TERBAIK, SUSUT TERENDAH, dan TUNGGAKAN NIHIL setiap bulannya.

Tetap sehat, terus semangat, budayakan SMK3, kita wujudkan PLN Bersih dengan tidak menerima tip dan gratifikasi. Kita bekerja sesuai SOP dan APD lengkap agar di kantor dan di lapangan selamat, selamat, selamat dan barokah. 
SALAM SEMANGAT PLN AREA WATAMPONE

TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERGERAK, KARENA KEBERHASILAN ITU KEMUNGKINAN ADA DI LANGKAH BERIKUTNYA.




Senin, 26 Januari 2015

Lebih Mendalam tentang Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment)

Akhir tahun 2014 lalu tepatnya tanggal 23 Desember 2014, di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Menteri ESDM Sudirman Said  mengumumkan Dirut PLN yang baru. Resmi nama Sofyan Basir lah yang akhirnya muncul. Sofyan Basir, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dari tahun 2005 hingga 2014.
 
 
Sumber : Antara/MuhammadAdimaja
  
Pada acara “Bincang Pagi Bareng Direksi” di Ruang Auditorium PLN Pusat tanggal 5 Januari 2015 lalu, beliau untuk pertama kalinya memperkenalkan diri sebagai Dirut PLN di depan seluruh pegawai PLN Kantor Pusat dan perwakilan pegawai PLN dan anak perusahaan se-Jakarta. 

Di dalam perkenalan tersebut beliau menyampaikan bahwa orientasi PLN adalah pelanggan, yakni pelayanan yang memuaskan dengan tarif seefisiennya. Untuk itu lah kawan pintar......, pria yang gemar membaca ini menginstruksikan kepada seluruh pegawai PLN (termasuk saya, hehe...) untuk selalu lebih detail dan mendalam dalam menghadapi setiap masalah, tentunya yang berkaitan dengan masyarakat luas. Beliau percaya bahwa apabila pelanggan puas dan nyaman, maka harga tidak jadi masalah.


Sumber : PLNKita/NewsLetterEdisi174

Berbicara mengenai kepuasan pelanggan dan harga, kami rasa salah satu bentuk kepuasan pelanggan adalah keterbukaan informasinya yang seluas – luasnya tentang harga atau tarif listrik yang harus dibayar oleh pelanggan. Nah, untuk itulah kali ini kami ingin membahas mengenai harga atau tarif tersebut. Simak baik – baik ya kawan pintar..
 

Sumber : Okezone.com

Saat ini tarif listrik yang berlaku adalah sesuai dengan Permen ESDM nomor 31 tahun 2014. Di dalam permen ini (peraturan menteri yah, bukan permen yang lain) ada hal baru yang diterapkan, yakni Tariff Adjustment

Maksud dari Tariff Adjustment ini adalah tarif yang dikenakan kepada pelanggan, akan terus disesuaikan (tiap bulan) dengan biaya produksi listrik. Entah dinaikkan atau diturunkan. Intinya, biaya yang kawan pintar keluarkan setidaknya sama dengan atau mendekati biaya yang dikeluarkan PLN untuk produksi listrik. 

Di dalam komponen biaya produksi listrik sendiri, ada 3 (tiga) faktor yang sangat mempengaruhi, yakni : nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika, harga minyak bumi indonesia, dan inflasi. 

Bisa dibayangkan Kawan Pintar...? 

Bila harga tidak disesuaikan (di-adjust) tapi salah satu dari 3 faktor tersebut naik, maka biaya produksi akan naik juga. Bila biaya produksi naik maka subsidi juga akan naik.

Kalau ketiganya naik? 

“Mati Mi” (dalam daerah Kab Bone, kalimat tersebut menggambarkan situasi yang tidak menyenangkan. Hehee...) 

Yuppzz.. betul sekali Kawan Pintar. Hal ini lah yang digunakan sebagai salah satu pertimbangan oleh Kementerian ESDM untuk menerapkan Tariff Adjustment kepada pelanggan. 

Adapun tarif yang dikenakan tariff adjustment adalah sebagai berikut :
 
1. R3 : Rumah Tangga besar di tegangan rendah, daya 6600 VA ke atas

2. B2 : Bisnis menengah di tegangan rendah, daya 6600 VA sd 200 kVA

3. B3 : Bisnis besar di tegangan rendah, daya di atas 200 kVA

4. P1 : Kantor Pemerintah di tegangan rendah, daya 6600 VA sd 200 kVA

5. R1 : Rumah Tangga kecil di tegangan rendah, daya 1300 VA

6. R1 : Rumah Tangga kecil di tegangan rendah, daya 2200 VA

7. R1 : Rumah Tangga menengah di tegangan rendah, daya 3500 sd 5500 VA

8. I3 : Industri menengah di tegangan menengah, daya di atas 200 kVA

9. I4 : Industri besar di tegangan tinggi, daya 30 MVA ke atas, dan

10. P2 : Kantor Pemeritah di tegangan menengah, daya di atas 200 kVA

11. P3 : Penerangan Jalan Umum di tegangan rendah, dan

12. L : Layanan Khusus


Sehingga kalau tarif listrik di rumah Kawan Pintar termasuk dalam 12 tarif di atas, maka harga rp/kwh nya berubah setiap bulan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sangatttt disarankan, Kawan Pintar untuk rajin - rajin update harga rp/kwh yang terbaru di www.pln.co.id. Dengan begitu  Kawan Pintar dapat menghitung sendiri mengenai tagihan ataupun pembelian token/pulsa listriknya, serta mengetahui seberapa besar kenaikan ataupun penurunan pemakaiannya secara berkala. mudahkan Kawan Pintar????

Dengan penerapan ini, pengeluaran pemerintah untuk subsidi listrik dapat berkurang, sehingga subsidi tersebut dapat dialihkan untuk bidang lainnya, untuk subsidi pendidikan misalnya. 

Jadi tidak ada dusta diantara kita yah..., seperti lagu yang dinyanyikan grup band angkasa. 

“..... dan kini semua kau katakan padakuuuu.. jangan ada dusta di antara kita..... “
 
Loh Loh malah nyanyi.. Maaf Kawan Pintar suka keseleo ini bibir kalau baca lirik.. hehehe..

Nah, sekali lagi apabila Kawan Pintar ingin mengetahui besaran rupiah yang ditetapkan tiap bulan untuk Tariff Adjustment di atas, kawan pintar dapat mendownloadnya di www.pln.co.id. Sedangkan untuk tarif diluar 12 tarif di atas, dikenakan sesuai dengan lampiran yang tertera dalam Permen ESDM No. 31 tahun 2014. Kawan Pintar pun dapat mendownloadnya di berbagai situs di internet.

 
Sumber : TEMPO/MachfoedGembong

Jelas, tujuan utama diterapkannya Tariff Adjustment ini adalah menjaga kelangsungan penyediaan tenaga listrik agar nusantara tercinta ini tetap terang benderang hingga anak cucu kita nanti. Amienn..

Dan pada akhirnya semua manfaat kembali untuk kita semua.
Tetap Semangat Tetap Sehat dan Tetap Update Terus tentang PLN Watampone. Terima kasih.....





"Prinsip Manajemen PLN adalah Keterbukaan yang Se LUAS-LUAS nya tanpa Sekat dan Batas"

 - Sofyan Basir -